"Sebuah Blog Kumpulan Info dan Ide Bisnis-Investasi"

Kebun Emas 900 x 90

Jul 9, 2013

Mengenal Dinar dan Dirham Islam

Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab sekitar tahun 642 Masehi bersamaan dengan pencetakan uang Dirham pertama di Kekhalifahan, standar hubungan berat antara uang emas dan perak dibakukan yaitu berat 7 Dinar sama dengan berat 10 Dirham. 

Berat 1 Dinar ini sama dengan 1 mitsqal atau kurang lebih setara dengan berat 72 butir gandum ukuran sedang yang dipotong kedua ujungnya . Dari Dinar-Dinar yang tersimpan di musium setelah ditimbang dengan timbangan yang akurat maka di ketahui bahwa timbangan berat uang 1 Dinar Islam yang diterbitkan pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan adalah 4.25 gram, berat ini sama dengan berat mata uang Byzantium yang disebut Solidos dan mata uang Yunani yang disebut Drachma. 

Atas dasar rumusan hubungan berat antara Dinar dan Dirham dan hasil penimbangan Dinar di musium ini, maka dapat pula dihitung berat 1 Dirham adalah 7/10 x 4.25 gram atau sama dengan 2.975 gram .

Sampai pertengahan abad ke 13 baik di negeri Islam maupun di negeri non Islam sejarah menunjukan bahwa mata uang emas yang relatif standar tersebut secara luas digunakan. Hal ini tidak mengherankan karena sejak awal perkembangannya-pun kaum muslimin banyak melakukan perjalanan perdagangan ke negeri yang jauh. Keaneka ragaman mata uang di Eropa kemudian dimulai ketika Republik Florence di Italy pada tahun 1252 mencetak uangnya sendiri yang disebut emas Florin, kemudian diikuti oleh Republik Venesia dengan uangnya yang disebut Ducat.

Pada akhir abad ke 13 tersebut Islam mulai merambah Eropa dengan berdirinya kekalifahan Usmaniyah dan tonggak sejarahnya tercapai pada tahun 1453 ketika Muhammad Al Fatih menaklukkan Konstantinopel dan terjadilah penyatuan dari seluruh kekuasan Kekhalifahan Usmaniyah. 

Selama tujuh abad dari abad ke 13 sampai awal abad 20, Dinar dan Dirham adalah mata uang yang paling luas digunakan. Penggunaan Dinar dan Dirham meliputi seluruh wilayah kekuasaan Usmaniyah yang meliputi tiga benua yaitu Eropa bagian selatan dan timur, Afrika bagian utara dan sebagian Asia.

Dinar Certificate
Pada puncak kejayaannya kekuasaan Usmaniyah pada abad 16 dan 17 membentang mulai dari Selat Gibraltar di bagian barat (pada tahun 1553 mencapai pantai Atlantik di Afrika Utara ) sampai sebagian kepulauan nusantara di bagian timur, kemudian dari sebagian Austria, Slovakia dan Ukraine dibagian utara sampai Sudan dan Yemen di bagian selatan. Apabila ditambah dengan masa kejayaan Islam sebelumnya yaitu mulai dari awal kenabian Rasululullah SAW (610) maka secara keseluruhan Dinar dan Dirham adalah mata uang modern yang dipakai paling lama (14 abad) dalam sejarah manusia.

Selain emas dan perak, baik di negeri Islam maupun non Islam juga dikenal uang logam yang dibuat dari tembaga atau perunggu. Dalam fiqih Islam, uang emas dan perak dikenal sebagai alat tukar yang hakiki (thaman haqiqi atau thaman khalqi) sedangkan uang dari tembaga atau perunggu dikenal sebagai fulus dan menjadi alat tukar berdasar kesepakatan atau thaman istilahi. Dari sisi sifatnya yang tidak memiliki nilai intrinsik sebesar nilai tukarnya, fulus ini lebih dekat kepada sifat uang kertas yang kita kenal sampai sekarang .

Dinar dan Dirham memang sudah ada sejak sebelum Islam lahir, karena Dinar (Dinarium) sudah dipakai di Romawi sebelumnya dan Dirham sudah dipakai di Persia. Kita ketahui bahwa apa-apa yang ada sebelum Islam namun setelah turunnya Islam tidak dilarang atau bahkan juga digunakan oleh Rasulullah SAW– maka hal itu menjadi ketetapan (Taqrir) Rasulullah SAW yang berarti menjadi bagian dari ajaran Islam itu sendiri, Dinar dan Dirham masuk kategori ini.

Di Indonesia di masa ini, Dinar dan Dirham hanya diproduksi oleh Logam Mulia - PT. Aneka Tambang TBK. Saat ini Logam Mulia-lah yang secara teknologi dan penguasaan bahan mampu memproduksi Dinar dan Dirham dengan Kadar dan Berat sesuai dengan Standar Dinar dan Dirham di masa awal-awal Islam.

Standar kadar dan berat inipun tidak hanya di sertifikasi secara nasional oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), tetapi juga oleh lembaga sertifikasi logam mulia internasional yang sangat diakui yaitu London Bullion Market Association(LBMA).

Seperti di awal Islam yang menekankan Dinar dan Dirham pada berat dan kadarnya - bukan pada tulisan atau jumlah/ukuran/bentuk keping - maka berat dan kadar emas untuk Dinar serta berat dan kadar perak untuk Dirham produksi Logam Mulia di Indonesia saat ini memenuhi syarat untuk kita sebut sebagai Dinar dan Dirham Islam zaman sekarang.

Seluruh Dinar dan Dirham yang diperkenalkan & dipasarkan oleh Gerai Dinar adalah produksi langsung dari Logam Mulia - PT. Aneka Tambang, Tbk.. - See more at: http://www.geraidinar.com/index.php/using-joomla/extensions/components/content-component/article-categories/83-gd-articles/investasi/138-dinar-dirham#sthash.phlSClYo.dpuf

Jul 5, 2013

Bisnis Apartemen? Siapa Takut …..

“Apa sih yang gratis di Jakarta?” Seringkali kata-kata itulah yang sering terucap di kalangan warga masyarakat jakarta, seiring dengan semakin meroketnya harga kebutuhan sehari-hari yang dipicu oleh isu kenaikan BBM beberapa bulan lalu. Tentunya kondisi sosial ekonomi inilah yang membuat hidup di jakarta dirasa semakin susah bagi sebagian kalangan menengah ke bawah. Pernahkah kita berpikir, bisakah kita menjadi orang yang berhasil atau menjadi seorang pengusaha??

Bagi seorang perantauan dan sebagai pegawai biasa di lembaga pemerintahan seperti saya, saya hanya bisa bermimpi dan hanya berani membayangkannya saja. Tapi dua hari yang lalu, setelah saya membaca artikel di media online dengan judul “Dahlan: Omong Kosong RI Mau Maju Tapi Jumlah Pengusaha Kurang Dari 2 %” pikiran saya pun tergugah dan berpikir “Lantas mau usaha apa di jakarta kalo begitu?”, pernah beberapa bulan sebelumnya saya mencoba membuka usaha sampingan “Toko Mainan Online”, dari sisi keuntungan ya lumayan lah, namanya juga usaha sampingan. Tapi usaha tersebut ternyata banyak menyita waktu, dan mengganggu jam kerja dikantor, alhasil saat ini usaha tersebut perlahan redup tapi masih tetap saya pertahankan eksistensinya.

Sesaat dalam perjalanan pulang kantor, selama dalam perjalanan dari kantor ke rumah, saya melihat semakin banyak pembangunan apartemen di sekitar Jakarta Selatan. Kemudian di benak saya berpikir, mungkinkah saya bisa memiliki apartemen di Jakarta?

Singkat kata, malam dan keesokan harinya saya pun mencoba survey ke beberapa lokasi apartemen menanyakan harga dan segala hal terkait kepemilikan apartemen. Di salah satu lokasi di dekat TMP Kalibata, dua tahun yang lalu pada saat awal pembangunan, yang saya tau harga awal apartemen bersubsidi untuk type studio (+/- 25 m2) berkisar Rp. 148.000.000,- tapi alangkah terkejutnya saya setelah tau untuk harga type yang sama saat ini berkisar Rp. 230.000.000 - Rp. 250.000.000,- dan sejak awal tahun 2012 seluruh unit di kompleks apartemen tersebut pun sudah sold out (laris manis bak kacang goreng).

Secara kebetulan tidak jauh dari lokasi pertama, terdapat areal pembangunan apartemen yang tergolong masih tahap awal pembangunan, pikir saya pasti harga nya masih standar dan belum terlalu mahal. Untuk type studio, harga jual nya Rp. 175.000.000,-. Ada beberapa orang membeli apartemen dengan tujuan untuk disewakan baik dalam kondisi kosongan (unfurnished) maupun kondisi furnished. Kalo begitu tidak ada salahnya jika saat itu membayangkan memiliki apartemen untuk kemudian saya sewakan. Berbekal pengalaman 2 tahun tinggal di rumah kontrakan di sekitar areal apartemen tersebut (di daerah pancoran jakarta selatan, saya bisa mengambil asumsi besar nilai sewa apartemen type studio sekitar Rp. 17.000.000 - 20.000.000 per tahun (unfurnirshed).

Dan dari sisa-sisa pengalaman menjadi seorang account officer di perbankan, analisa berikut saya tampilkan untuk memberikan gambaran perhitungan kasar kepemilikan apartemen dan beberapa keuntungannya.

APARTEMEN XXX (Apartemen Bersubsidi)
  • Lokasi : Pancoran, Jakarta Selatan
  • Type : Studio (25,25 m2)
  • Harga Jual : 173.423.250
  • Booking Fee : 2.000.000
  • DP 30 % : 50.026.975
  • Sisanya (KPR-Kredit Pemilikan Rumah/KPA-Kredit Pemilikan Apartemen) : 121.396.275
  • Angsuran KPR (asumsi bunga KPR 10.5%) : 1.255.025 x 15 tahun
PROSPEK : Nilai Sewa : 20.000.000/tahun kondisi unfurnished sama artinya dengan 1.666.667/bulan = Bisa buat nutup angsuran Bank,

PEMBAYARAN DP ASUMSI 1 : Jika anda atau saya seorang single fighter (hanya anda yang bekerja, istri hanya sebagai ibu rumah tangga/tidak bekerja), yang menjadi sedikit kendala adalah besar DP 30% sekitar 50.000.000, cara mengatasinya adalah anda dapat mencari mitra bisnis yang mau diajak, dengan perhitungan sbb :
  • DP biasanya dicicil selama 3-6 bulan tergantung aturan main developer
  • Modal awal (mitra bisnis) hanya 30 % = 50.000.000 untuk pembayaran DP
  • Keuntungan mitra bisnis : mendapatkan 30 % dari nilai sewa apartemen (20.000.000) = 6.000.000 per tahun.
  • Bandingkan jika mitra bisnis memilih uang 50.000.000 tersebut di masukan ke deposito bank (asumsi : rata-rata bunga deposito 6 % per tahun), maka yang didapatkan hanya = 3.000.000 per tahun.
  • Dan sisa angsuran bulanan KPR nya didapatkan dari uang sewa.
ASUMSI 2: Jika anda dan istri anda bekerja. Kondisi ini akan semakin memuluskan rencana anda untuk berpeluang menjadi seorang pengusaha apartemen, namun dengan catatan : kondisi keuangan rumah tangga anda bersih / bebas dari angsuran ini dan itu /tidak mempunyai hutang di bank manapun. Jika anda memiliki tabungan sebesar 50.000.000 untuk membayar DP berarti sudah tidak ada masalah, namun jika anda masih belum mempunyai tabungan maka salah satu solusi nya anda dan istri anda bisa mengajukan fasilitas pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA)/koperasi simpan pinjam kantor anda dengan tenor biasanya maksmimal 5 tahun dengan angsuran per bulan sekitar Rp. 1.500.000. Mudah bukan?? namun bagaimana dengan resiko bisnisnya? Keuntungan dari bisnis apartemen :
- harga apartemen dan harga sewa kontrak naik pertahun (rata-rata mengalami kenaikan 10% per tahun)
- ga perlu repot mikir maintenence bulanan/harian karena biasanya penyewa yang akan membayar service charge;
- lokasi strategis di tengah jakarta; banyak peminatnya pula mulai dari kalangan mahasiswa, pegawai bahkan jika anda berminat anda bisa menyewakan dalam kondisi furnished sehingga nilai sewa bisa lebih tinggi dan dapat disewakan harian/mingguan/bulanan.
- Dalam 15 tahun (setelah angsuran KPR selesai) anda sudah bisa memiliki aset berupa apartemen dengan nilai jual 15 tahun kedepan yang sudah mengalami kenaikan.

Jika dibandingkan dengan usaha lain, saya mengambil contoh kasus usaha omprengan mobil dimana modal awal relatif besar (minimal mobil xenia-avanza), masih ribet dengan mengurus servis mobil, pembayaran supir, 5 tahun mobil sudah jebol + harga mobil mengalami penurunan yang drastis.

Untuk memulai beralih menjadi seorang pengusaha, mungkin ada benarnya kutipan sebuah slogan seorang tokoh politik di spanduk besar di area warung buncit - jakarta selatan : “Ada 1001 kesempatan dan hanya butuh satu keberanian untuk melakukannya”

Anda berminat?? silahkan mencoba …..


Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.